The Practical Fractal – A New Map for Traders – Bill Williams November 2, 2009
Posted by ilmusaham in Trading Resources, Trading System, Tutorial.Tags: Bill Williams, Practical Fractal Bill Williams
add a comment
Learn why the science of Chaos Theory draws a more accurate picture of market action and intention than other approaches and how you can apply this theory to your trading and daily life. This opportunity allows you to gain the benefit of years of experience in two hours while learning Profitunity’s unique “10 second analysis”. You will learn why over 90% of all traders lose money consistently while 50% of all contracts make money on each price change, even though traders rank in the top 10 percent of intelligence of the general population.
Bill believes that most traders lose because they use the wrong logic maps. Linear techniques from classical physics and the most common technical indicators simply don’t make profits in non-linear markets. He discusses which techniques to use (only three to trade the Profitunity technique) and which to avoid. You will learn why the usual axioms (“buy low, sell high” and “follow the trend”) throw you off the profit trail and why concepts such as “bullish/bearish consensus”, “oversold” and “overbought” do not really exist. To continuously trade profitably, you must “stop the lies and listen to the truth.” In trading, your brain is not your friend.
In the second part of this session you will earn unique ways to “boot up” your “twin-hemispheric neck top computer” to get in synch with the market, producing better trading and more relaxation while trading. It may be time to stop optimizing your computer and start optimizing yourself. You will receive trading setups that will automatically show Profitunity signals real time. You will also learn the five words that will guarantee your success in trading the markets
hxxp://tv.ino.com/media/INLV94BW/workbook.pdf
hxxp://tv.ino.com/media/INLV94BW/1.mp3
hxxp://tv.ino.com/media/INLV94BW/2.mp3
hxxp://tv.ino.com/media/INLV94BW/3.mp3
hxxp://tv.ino.com/media/INLV94BW/4.mp3
Bill Williams Chaos Theory (include eBook, Fractal, Alligator, Awesome Oscillator, etc) October 22, 2009
Posted by ilmusaham in Trading System.Tags: Alligator, Awesome Oscillator, Bill Williams Chaos Theory, Fractal
add a comment
by: “Eco Syariah”
Kebetulan saya dapat THR Idul Fitri 1430H dari googling tentang Alligator System… dan ingin share serta dapat pencerahannya.
Berikut link dari Bill Williams Chaos Theory (include Fractal, Alligator, Awesome Oscillator, etc)
http://www.alpari.co.uk/en/market-analysis-guide/chaos-theory/chaos-theory.html
Dan ini link ebook bahasa Indonesia yg meterjemahkan dari Bill Williams Chaos Theory (di atas) dan ditulis oleh seorang Forex Trader di Forexindo (Originally Posted by *4051fx : ” *Memang tidak ada versi Indonesia nya, ini
saya terjemahkan sendiri, mohon koreksi kalo ada salah terjemahkan” *)*
- link diskusinya:
http://www.forexindo.com/forum/strategi/406-chaos-trading-sistem.html
- link ebook :
http://www.4shared.com/file/50740942/742c85ce/Chaos_Theory_Bill_William_versi_Bahasa_Indonesia.html
- Berikut cuplikan terjemahannya (cukup membantu dan mudah dipahami – terutama bagi saya yg inglishnya tulalit… hehehe)
*CHAOS THEORY*
*BY BILL WILLIAM
*
*Overview*
Bill William mengembangkan konsep trading yang unik dengan menggabungkan psikologi trading dengan Theory Chaos dan efek istimewa yang terjadi di dalam market. Dia berpendapat bahwa keuntungan dari trading dan investing
ditentukan oleh psikologi manusia dan bahwa setiap orang bisa menjadi seorang trader/investor yang profitable jika mereka memahami apa yang terjadi pada market yang bergerak acak.
Bill William mengatakan fundamental atau teknikal analysis tidak bisa menjamin hasil profit yang konsisten karena mereka tidak melihat keadaan yang sebenarnya dari market. Lebih lanjut, Bill William mengatakan bahwa
trader kebanyakan rugi karena mereka mengandalkan tipe analisis yang berbeda-beda, di mana menjadi tidak berguna pada model dinamis nonlinear, yaitu pada market sesungguhnya.
Trading adalah permainan psikologi, cara untuk merealisasikan diri dan pengetahuannya, jadi cara terbaik untuk menjadi sukses yaitu mencari gaya trading anda sendiri, mengenal trading anda dengan baik dan menjalankannya
apapun yang terjadi. Untuk itu, ada 2 aspek yang signifikan: pengetahuan tentang diri sendiri dan memahami struktur market itu sendiri.
Berikut ini adalah pandangan Bill William tentang mudahnya menghasilkan uang jika anda memahami struktur dari market/pasar. Untuk melakukan hal tersebut anda harus mengetahui bagian yang tak terpisahkan dari market yang dinamakan dimensi.
===================
Sumbernya memang diskusi forex, tapi bisa juga kan dipakai di saham ? Oh iya… software dalam artikel adalah MetaStock, untuk pemakai AmiBroker, AFL William Alligator System II bisa didonlot dari AFL Library.
Maaf kalau sudah pernah tau linknya … semoga bermanfaat dan mohon pencerahannya.
Terima kasih atas terjemahan dan postingnya mas *4051fx*.
ES
PGAS Case Study Sep 10, 2009 September 10, 2009
Posted by ilmusaham in from CLUB, from Stock Expert.Tags: Trading Case Study
add a comment
By: Ratman
Waktu yang saya tunggu2 PGAS hit all time high dimana saya akan beli lagi PGAS telah tiba.
Gambar berikut ini cara saya mengikuti jejak Bandar PGAS
- Kotak pertama menunjukan kekuatan supply and demand (Bidd/Offer) pada waktu pengambilan keputusan jam 14:15
- Kotak kedua menunjukan apakah terjadi Net Buy (Akumulasi) atau Net sell (Distribusi). Didalam kaitan ini yang terjadi adalah Asing (Fg) melakukan Net Buy yang besar sekali. Sell volum asing kecil seali yaitu ML sebanyak 6200 lot.
- Kotak ketiga menujukan broker-broker mana saja yang berperan dan berapa banyak mereka melakukan pembelian atau penjualan
- Kotak keempat menujukan diharga –harga berapa saja terjadi transaksi dan berapa banyak transaksinya
Semuany dilakukan dengan OLTS dengan klik sana klik sini dalam waktu singkat dan transaksipun dilakukan dengan menekan tombol buy
Target price jangka panjang adalah berdasarkan QUIZ Cup and handle PGAS yang salah satu jawabannya telah disampaikan satu member yaitu ditambahkan dengan dalamnya Cup. Maka target jangka panjang adalah sekitar 5500. Seingat saya pada waktu posting EW, target ini tidak jauh dari target EW
Ini cara saya jadi tidak usah diikuti dan tentu saja yang lain memiliki caranya masing2

Chaos Analysis by Bill Williams September 10, 2009
Posted by ilmusaham in Trading Resources.add a comment
Trading with ICHIMOKU September 8, 2009
Posted by ilmusaham in Shared Lessons Learned, Trading Resources, Useful Tools, from CLUB.Tags: ICHIMOKU, Swing Trading, Trading System, trading tutorial
2 comments
Lesson from Djoni Agus:
- June 10th 2008: STRONG SELL SIGNAL
- March 18th 2009: STRONG BUY SIGNAL, golden cross above the Kumo
- Sept 07th 2009: WEAK SIGNAL, golden cross still above the Kumo

Ichimoku AFL, source: Amibroker AFL Library
—
Blackberry Stock monitoring tools June 8, 2009
Posted by ilmusaham in Useful Tools.Tags: blackberry stock monitor, blackberry stock quote
add a comment
Blackberry Stock monitoring tools:
Mengetahui Perbedaan Retracement dan Reversal May 9, 2009
Posted by ilmusaham in Tutorial.add a comment
Kebanyakan dari kita bertanya-tanya, apakah penurunan harga saham bertahan untuk jangka panjang atau akan tersendat. Beberapa dari kami telah menjual saham kami dalam situasi seperti ini, hanya untuk melihatnya naik ke harga highs baru setelah beberapa hari kemudian. Ini adalah frustasi dan skenario yang umum, namun hal ini dapat kita hindari jika anda tahu cara untuk mengidentifikasi dan mengetahui retracements yang benar.
Apa Itu Retracements?
Retracements adalah harga reversals sementara yang berlangsung dalam trend panjang. Kuncinya di sini adalah harga reversals sementara dan tidak mengindikasikan perubahan dalam trend panjang.
Gambar 1 menunjukkan contoh retracements dalam price action sebuah pergerakan saham
Gambar 1
Pentingnya Mengenali Retracements
Penting untuk mengetahui cara membedakan retracement dari reversal. Ada beberapa kunci perbedaan utama antara keduanya:
Gambar 2
FAKTOR
1. Volume Retracement: Pengambilan keuntungan oleh pelaku pasar retail
Volume Reversal: Penjualan oleh institusi atau investor besar
2. Arus Uang Retracement: Minat Buy meningkat selama trend menurun
Arus Uang Reversal: Minat untuk Buy sedikit
3. Pola Grafik Retracement: Banyak pola reversal, terbatas pada candles
Pola Grafik Reversal: Beberapa pola reversal, pola grafik (double top, dll)
4. Minat Short Retracement: Tidak ada perubahan pada minat Short
Minat Short Reversal: Minat Short meningkat
5. Time Frame Retracement: Short-term reversal, berlangsung tidak lebih dari satu atau dua minggu
Time Frame Reversal: Long-term reversal, berlangsung lebih dari beberapa minggu
6. Fundamental Retracement: Tidak ada perubahan pada fundamentals
Fundamental Reversal: Perubahan spekulasi akan perubahan fundamental
7. Aktivitas Terbaru Retracement: Biasanya terjadi setelah keuntungan besar
Aktivitas Terbaru Reversal: Bisa terjadi kapan saja, bahkan selama perdagangan reguler
8. Candlesticks Retracement: “Indecision” candles – terdapat tipikal long tops dan bottoms (spinning tops, dll)
Candlesticks Reversal: Reversal candles – termasuk engulfings, soldiers dan pola yang sejenis yang lainnya
Jadi, mengapa mengetahui retracements sangat penting? Ketika harga berbalik, sebagian besar pelaku pasar dan investor berhadapan dengan keputusan sulit. Mereka memiliki tiga pilihan:
1. Terus menahan sell-off, dapat mengakibatkan kerugian besar jika retracement ternyata menjadi tren reversal yang lebih besar.
2. Menjual dan membeli kembali ketika harga recovery akan menghamburkan uang untuk komisi dan spreads. Ini juga mengakibatkan kehilangan kesempatan jika harga recovery tajam.
3. Menjual secara permanent dapat mengakibatkan kehilangan kesempatan jika harga recovery.
Dengan mengidentifikasi pergerakan retracement atau reversal, Anda dapat mengurangi biaya, membatasi kerugian dan membangun keuntungan.
Menentukan Ruang Lingkup
Setelah Anda tahu cara untuk mengidentifikasi retracements, Anda dapat mempelajari cara untuk memastikan ruang lingkup. Berikut ini adalah alat yang paling populer yang digunakan:
• Fibonacci retracements
• Pivot point support dan resistance
• Trendline support dan resistance
Fibonacci Retracements
Fibonacci retracements adalah alat yang luar biasa untuk menghitung lingkup retracement. Mereka paling banyak digunakan di pasar valuta asing, tetapi juga digunakan di pasar saham. Untuk menggunakannya, cukup menggunakan alat fibonacci retracement (tersedia di sebagian besar software grafik) untuk menarik garis dari atas ke bawah dari impuls gelombang.
Gambar 3
Pivot Points
Level pivot point juga sering digunakan pada saat menentukan lingkup dari retracement. Sebagian besar pelaku pasar melihat support terendah (S1, S2, S3), jika mereka break maka reversal dapat terbentuk.
Trendline Supports
Jika trendlines major mendukung trend yang lebih besar yang break pada volume tinggi, maka kemungkinan reversal akan terjadi. Pola grafik dan candlesticks sering digunakan dalam hubungannya dengan trendlines untuk mengkonfirmasi reversals
Berhadapan Dengan Signal Palsu
Meskipun retracement memenuhi semua kriteria yang tercantum dalam tabel Faktor diatas, dapat berubah menjadi reversal dengan sedikit peringatan. Cara terbaik untuk melindungi diri sendiri terhadap reversal adalah dengan menggunakan stop-loss poin. Di sini bagaimana Anda bisa melakukannya:
1. Anda dapat memperkirakan tingkat retracement menggunakan teknik analisis dan menempatkan stop-loss poin di bawah level tersebut.
2. Sebagai alternative, Anda bisa menempatkan stop-loss di bawah trendline support jangka panjang atau moving average.
Idealnya, apa yang ingin Anda lakukan untuk mengurangi resiko keluar pada saat retracement, sementara masih dapat keluar retracement dalam waktu yang tepat.
Kesimpulan
Sebagai pelaku pasar, Anda harus dapat membedakan antara retracements dan reversals. Tanpa pengetahuan ini, Anda beresiko terhadap banyak hal seperti, keluar terlalu cepat dan menghilangkan kesempatan, menahan posisi kekalahan dan kehilangan uang, dan membuang uang pada komisi atau spreads. Dengan menggabungkan teknik analisis dengan beberapa identifikasi langkah-langkah dasar, Anda dapat melindungi diri dari resiko dan menempatkan perdagangan Anda dengan lebih baik.
by: Andre Pamungkas
DJI Wave Status : Summary & Outlook (May 2009) May 1, 2009
Posted by ilmusaham in from CLUB.Tags: DJI prediction, elliot wave, prediksi DJI
add a comment

dji_wave_status_may2009.jpg
Source: Ipat
Elliot Wave View of JCI and DJI from Satrio Utomo (14 Apr 09) April 14, 2009
Posted by ilmusaham in from CLUB, from Stock Expert.Tags: Elliot Wave Analysis, JCI elliot wave, JCI trend, prediksi DJI, prediksi IHSG
add a comment
hehehe…
(gitu kok analis teknikal disuruh baca berita…. analis teknikal itu bisa aja jauh didepan berita… asal tahu caranya….)
———–
Kalau kita cermati disekitar kita, kita masih mendapati banyak analis fundamental yang belum bullish, padahal, market sudah bergerak lebih dari 10% dari bottomnya. Pertanyaannya: kapan sih mereka akan berubah menjadi bullish?
Marilah kita melihat gambar berikut ini:
Kita baru saja keluar dari Wave 2. Pada wave 2 ini ditandai dengan kondisi fundamental yang lebih jelek, tapi tidak bisa menekan harga turun lebih dalam dibandingkan dengan titik terendah sebelumnya. Dow mencetak titik terendah yang baru pada bulan Maret ini. Akan tetapi, penurunan IHSG hanya tertahan oleh support di 1261. IHSG tidak membuat titik terendah baru seperti yang diharapkan oleh banyak analis fundamental pada bulan Januari. Dan kemudian DJI rebound, dan IHSG mengikuti. Rebound yang terjadi, masih terada ‘irrasional’ bagi analis fundamental.
Sekarang.. dilihat dari posisi penutupan DJI semalam, dan IHSG kemarin, terdapat kemungkinan besar bahwa DJI dan IHSG akan memulai wave ke 3-nya. Pada gambar diatas dapat dilihat, bahwa wave 3 ditandai dengan market yang kuat, lebar, dan kondisi fundamental yang mulai membaik. Jadi kedepan, analis fundamental yang mulai ragu-ragu akan pendapat bearishnya, akan mulai mengubah pendapatnya menjadi sedikit lebih bullish, atau malah berubah 180 derajat menjadi bullish.
Menurut perkiraan saya sih… Analis fundamental biasanya baru berubah pendapat, jika wave 3 sudah terkonfirmasi. Artinya, jika IHSG mampu menembus titik tertinggi dari wave pertama (dalam hal ini, jika IHSG mampu menembus kisaran 1470 – 1500).. disaat itu nanti, sebentar lagi.. para analis fundamental mulai akan berubah menjadi bullish. Ini sesuai dengan karakteristik dari wave 3: Kuat, lebar, dan didukung oleh fundamental yang terbaik (lihat gambar di atas). Kapan? Bisa minggu ini, bisa minggu depan. Dan dilihat dari posisi DJI semalam, dan juga posisi IHSG kemarin, saya kira akan banyak analis fundamental yang mengikuti jejak JP Morgan dalam melakukan market outlook upgrade.
Dow akan bergerak menuju level 10.000 dalam waktu dekat. IHSG akan bergerak naik menuju 1610 (jika tidak extended), atau bahkan 1750 – 1850 (jika extended). Mari kita manfaatkan kenaikan ini dengan sebaik-baiknya.
Happy trading, semoga untung!!!
Satrio Utomo
Trader – Technical Analyst.
Tantangan untuk Trader: Mengubah diri menjadi Investor April 6, 2009
Posted by ilmusaham in from Stock Expert.Tags: IHSG trend, JCI trend, Strategi Investasi
add a comment
Artha Graha, 6 April 2009
Selamat pagi…
Trader berbeda dengan Investor. Ini telah sering saya bahas dalam berbagai notes saya sebelumnya. Trader lebih berorientasi jangka pendek, dan keuntungan (harus selalu untung malahan, 100% tidak mau rugi). Sedangkan Investor, lebih berorientasi jangka panjang, dan ke-’masuk akal’-an (nahan posisi rugi gpp, yang penting masuk akal).
Akan tetapi, dalam kondisi market yang tengah memasuki wave ke 3 seperti ini. Tantangan untuk seorang trader adalah berbeda. Dalam sebuah trend yang kuat, seorang trader dituntut untuk bisa selama mungkin menumpang (riding) pada trend naik itu. Dalam kondisi seperti ini, seorang trader dituntut untuk bisa menahan posisi beli selama mungkin. Mengubah kebiasaan dari beli-jual dengan menahan dalam waktu singkat/cepat, menjadi beli, dan terus membeli, dan terus membeli selama tidak ditemui adanya trend reversal. Dari ‘beli-jual-beli-jual-beli-jual’, menjadi ‘beli-beli-……-beli-jual’.
Ya. Posisi jual hanya dilakukan jika didapati adanya trend reversal. Selama tidak ada tanda reversal, teruslah beli, tambah posisi, (kalau perlu dan anda sudah merasa skill anda cukup) gunakanlah margin. Tapi jangan lupa untuk terus juga menaikkan posisi stoploss.
Jadi untuk posisi minggu ini:
- Selama IHSG tidak ditutup dibawah 1477 – 1494, atau DJI tidak ditutup dibawah 7850, terus lakukan akumulasi. Potensi kenaikan IHSG dan DJI masih cukup luas. Masih lebih dari 20%.
- Untuk sementara, fokus tetap pada ‘9 Kunci Kemenangan Plus’ (TLKM, BBRI, BMRI, ASII, PGAS, AALI, UNTR, PTBA, dan INCO, plus BBCA dan LSIP).
- Pembelian/akumulasi atas saham-saham lapis dua/tiga (terutama sektor properti) sudah mulai bisa dilakukan, akan tetapi, sektor ini sepertinya baru menunjukkan volume yang besar pada minggu ketiga – keempat bulan April ini.
- Jika anda kepingin lebih spesifik, fokus pada emiten penghasil CPO dan komoditas lainnya. Sektor infrastruktur (TLKM dan PGAS) bisa menjadi pilihan sekunder. Untuk sektor perbankan, harga akan juga bergerak naik, tapi sepertinya hanya sejalan dengan kenaikan IHSG.
* Jika anda menggunakan margin, jangan lupa untuk terus menaikkan posisi stoploss setiap kali anda melakukan penambahan posisi.
At the end of the day: market masih akan naik, dengan potensi kenaikan yang cukup besar. Beli saham apapun juga semestinya naik. (Kecuali (mungkin) jika anda membeli saham MYRX-P, atau saham-saham pilihan Ferry Latuhihin… hehehehe). Just keep buying, but dont forget to raise your stoploss everytime you add your position.
Happy trading, semoga untung!!!
Satrio Utomo
Trader – Technical Analysis

